Festival Tidore East-West World Monument
Festival Tidore East-West World Monument merupakan sebuah festival yang menyoroti kebudayaan masyarakat tradisional Tidore yang kaya dan masih terjaga hingga saat ini. Tidore merupakan sebuah pulau kecil yang juga dikenal sebagai pulau rempah-rempah, berada di provinsi Maluku Utara dan letaknya berada di sebelah barat kepulauan Halmahera.

Sebelum menjadi sebuah festival mendunia, event ini awalnya hanya digagas sebagai perayaan HUT kota Tidore, Maluku. Namun, seiring berjalannya waktu dan melihat antusias para pengunjung yang datang dari luar maupun dalam negeri, pemerintah dan masyarakat setempat bersinergi untuk membuatnya sebagai festival kebudayaan.

Banyak rangkaian acara di Festival Tidore East-West World Monument yang patut untuk dilewatkan. Rangkaian acara tersebut memperlihatkan bagaimana cara masyarakat Tidore menjaga kebudayaan tradisionalnya, yang tidak hanya akan diturunkan pada generasi mendatang, namun juga mengedukasi para pendatang. Namun sebelum bisa menjadi bagian dalam festival kebudayaan tersebut, Anda perlu memesan tiket pesawat murah Citilink untuk dapat menginjakkan kaki di Tidore dan menikmati waktu dalam event ini. Sebagai informasi lebih lanjut, berikut adalah agenda yang bisa ditemukan selama event kebudayaan tersebut berlangsung.

1. Ritual Ake Dango

Ake Dango merupakan sebuah ritual adat masyarakat Tidore yang paling sakral. Ritual pengambilan air suci dan bersih-bersih gunung ini memiliki beberapa tahapan dan hanya boleh dilakukan oleh orang-orang tertentu. Pertama-tama, orang-orang terpilih melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Tidore untuk mengambil air dari sumber air keramat dan prosesi ini diberi nama Tagi Kie. Selanjutnya, Air tersebut dibawa menuju ke lima rumah adat dari lima marga Tidore. Terakhir air ini disimpan dalam wadah bambu dan dijaga oleh perwakilan dari lima marga tersebut hingga esok hari. Puncak ritual akan dilakukan pada pukul 9 malam dan menjadi tontonan menarik bagi masyarakat serta para turis yang datang ke Tidore.
2. Parade Juanga 
Parade Juanga merupakan sebuah pawai yang memiliki keunikannya sendiri dan berbeda dari yang Anda pernah lihat sebelumnya. Berada di atas laut, pawai ini menghadirkan Sultan Tidore sebagai pemimpin Parade Juanga. Berisi ratusan Kora-Kora, sebutan dari kapal perang tradisional Kesultanan Tidore, kapal-kapal tersebut berlayar menuju pulau-putau tetangga dari Tidore.
3. Penjelajahan Paji
Penjelajahan Paji juga merupakan sebuah rangkaian acara dari Festival Tidore East-West World Monument yang tidak boleh terlewat. Acara ini dilakukan sebagai napak tilas Kesultanan Tidore yang juga menyeritakan tentang sejarah pemberontakan Sultan Nuku.
4. Prosesi Kota Tupa
Prosesi ini bisa dibilang sebagai ajang silaturahmi masyarakat Tidore kepada para tetua yang bertempat di bawah kaki gunung Kie Matubu. Namun saying, prosesi ini belum bisa dinikmati oleh orang banyak, karena sifatnya yang sakral.

Selain rangkaian acara di atas, Festival Tidore East-West World Monument juga menghadirkan pameran dan pertunjukan seni, karnaval, seminar budaya, dan masih banyak acara lainnya yang tidak boleh terlewat. Catat tanggalnya dan siapkan diri Anda untuk menjadi bagian dari festival kebudayaan di timur Indonesia.

Festival Tidore East-West World Monument (29 Maret – 12 April)


Festival Tidore East-West World Monument
Festival Tidore East-West World Monument merupakan sebuah festival yang menyoroti kebudayaan masyarakat tradisional Tidore yang kaya dan masih terjaga hingga saat ini. Tidore merupakan sebuah pulau kecil yang juga dikenal sebagai pulau rempah-rempah, berada di provinsi Maluku Utara dan letaknya berada di sebelah barat kepulauan Halmahera.

Sebelum menjadi sebuah festival mendunia, event ini awalnya hanya digagas sebagai perayaan HUT kota Tidore, Maluku. Namun, seiring berjalannya waktu dan melihat antusias para pengunjung yang datang dari luar maupun dalam negeri, pemerintah dan masyarakat setempat bersinergi untuk membuatnya sebagai festival kebudayaan.

Banyak rangkaian acara di Festival Tidore East-West World Monument yang patut untuk dilewatkan. Rangkaian acara tersebut memperlihatkan bagaimana cara masyarakat Tidore menjaga kebudayaan tradisionalnya, yang tidak hanya akan diturunkan pada generasi mendatang, namun juga mengedukasi para pendatang. Namun sebelum bisa menjadi bagian dalam festival kebudayaan tersebut, Anda perlu memesan tiket pesawat murah Citilink untuk dapat menginjakkan kaki di Tidore dan menikmati waktu dalam event ini. Sebagai informasi lebih lanjut, berikut adalah agenda yang bisa ditemukan selama event kebudayaan tersebut berlangsung.

1. Ritual Ake Dango

Ake Dango merupakan sebuah ritual adat masyarakat Tidore yang paling sakral. Ritual pengambilan air suci dan bersih-bersih gunung ini memiliki beberapa tahapan dan hanya boleh dilakukan oleh orang-orang tertentu. Pertama-tama, orang-orang terpilih melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Tidore untuk mengambil air dari sumber air keramat dan prosesi ini diberi nama Tagi Kie. Selanjutnya, Air tersebut dibawa menuju ke lima rumah adat dari lima marga Tidore. Terakhir air ini disimpan dalam wadah bambu dan dijaga oleh perwakilan dari lima marga tersebut hingga esok hari. Puncak ritual akan dilakukan pada pukul 9 malam dan menjadi tontonan menarik bagi masyarakat serta para turis yang datang ke Tidore.
2. Parade Juanga 
Parade Juanga merupakan sebuah pawai yang memiliki keunikannya sendiri dan berbeda dari yang Anda pernah lihat sebelumnya. Berada di atas laut, pawai ini menghadirkan Sultan Tidore sebagai pemimpin Parade Juanga. Berisi ratusan Kora-Kora, sebutan dari kapal perang tradisional Kesultanan Tidore, kapal-kapal tersebut berlayar menuju pulau-putau tetangga dari Tidore.
3. Penjelajahan Paji
Penjelajahan Paji juga merupakan sebuah rangkaian acara dari Festival Tidore East-West World Monument yang tidak boleh terlewat. Acara ini dilakukan sebagai napak tilas Kesultanan Tidore yang juga menyeritakan tentang sejarah pemberontakan Sultan Nuku.
4. Prosesi Kota Tupa
Prosesi ini bisa dibilang sebagai ajang silaturahmi masyarakat Tidore kepada para tetua yang bertempat di bawah kaki gunung Kie Matubu. Namun saying, prosesi ini belum bisa dinikmati oleh orang banyak, karena sifatnya yang sakral.

Selain rangkaian acara di atas, Festival Tidore East-West World Monument juga menghadirkan pameran dan pertunjukan seni, karnaval, seminar budaya, dan masih banyak acara lainnya yang tidak boleh terlewat. Catat tanggalnya dan siapkan diri Anda untuk menjadi bagian dari festival kebudayaan di timur Indonesia.

No comments:

Post a Comment