Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Organ gigi pada dasarnya memang bukan sekadar bagian dari nilai estetika saja, melainkan lebih dari itu ia juga digunakan sebagai sarana untuk mencerna makanan secara mekanik. Sehingga harus dijaga kesehatannya. Namun bukan hal yang mustahil jika seandainya organ yang satu ini juga sering kali mengalami masalah, tak hanya pada orang dewasa saja, melainkan juga renta menyerang oleh anak-anak yang masih memiliki gigi susu maupun sudah mulai beralih menuju pada gigi tetapnya. Berbeda dengan orang dewasa penanganan gigi untuk anak-anak ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan, hendaknya dipercayakan kepada spesialis kedokteran gigi anak.

Faktanya memang organ tubuh anak-anak berbeda dengan orang dewasa, termasuk diantaranya adalah bagian gigi yang lebih kecil dan juga sensitif, sehingga sangat mudah untuk bermasalah. Untuk itu maka pengobatannya sendiri juga harus dilakukan pada dokter yang tepat. Apalagi meskipun hanya dikatakan sebagai penyakit gigi, namun kondisi ini terkadang sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi untuk anak-anak yang pastinya juga tidak dapat menahannya.

Spesialis kedokteran gigi anak ini sendiri di Indonesia sangatlah banyak, hampir semua rumah sakit besar ada, namun ingat ini bagian khusus untuk penanganan kesehatan anak-anak, bukan untuk orang dewasa, sehingga nantinya pengobatan yang dilakukan juga bisa berlangsung secara lebih optimal. Berikut ini diantaranya beberapa masalah terkait dengan gigi yang umum sekali terjadi, yaitu:

1. Gigi berlubang, ada banyak faktor yang dapat memicu gigi berlubang, salah satu diantaranya adalah karena kondisi mulut yang terlalu asam, hal ini disebabkan berbagai macam faktor, seperti diantaranya adalah konsumsi makanan yang manis, kebiasaan tidak menyikat gigi dengan benar hingga mengundang bakteri menghasilkan asam di dalam mulut, membuat gigi mengalami pengeroposan. Bagian yang berlubang tersebut nantinya akan terasa sakit dan lubangnya lama-kelamaan juga akan membesar hingga mengikis semua gigi jika tidak segera dilakukan langkah penanganan.
2. Penyakit gusi, dikenal juga dengan nama periodontis, infeksi yang satu ini menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak hingga tulang penyangga gigi dan juga rasa sakit yang tidak tertahankan. Selain memicu kerontokan gigi, maka periodontis ini sendiri juga sangat berbahaya karena bakteri tersebut nantinya bisa ikut masuk kedalam aliran darah hingga menyerang organ tubuh vital lainnya, bahkan juga otak.
3. Gingivitis, yaitu peradangan gusi atau inflamasi, gejalanya sendiri seperti gusi bengkak, perubahan warna yang terjadi pada gusi, gusi yang mudah berdarah hingga bau mulut. Penyebabnya sendiri adalah kurang dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.
4. Plak gigi, munculnya plak pada gigi adalah kondisi yang umum terjadi, karena sisa-sisa makanan tidak dibersihkan dengan benar. Lama kelamaan nantinya akan mengeras dan berwarna kuning, tampak seperti batu karang yang menempel pada gigi, ini bisa dibersihkan dengan scaling.
5. Erosi gigi, erosi ternyata tak hanya bisa terjadi pada daerah di sepanjang pantai saja, melainkan juga pada gigi Anda disebabkan oleh terkikisnya enamel gigi yang disebabkan oleh kondisi mulut terlalu asam. Sehingga membuat gigi jadi lebih sensitif dan mudah sakit.

Semua kondisi tersebut pengobatannya dapat dipercayakan kepada dokter gigi. Hanya saja untuk penanganan masalah gigi pada buah hati maka percayakan kepada yang tepat yaitu spesialis kedokteran gigi anak, pilihlah yang sudah berpengalaman menangani kondisi semacam ini di rumah sakit yang telah terpercaya.

Spesialis Kedokteran Gigi Anak untuk Menangani Masalah-masalah Pada Gigi Anak yang Umum Terjadi

Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Organ gigi pada dasarnya memang bukan sekadar bagian dari nilai estetika saja, melainkan lebih dari itu ia juga digunakan sebagai sarana untuk mencerna makanan secara mekanik. Sehingga harus dijaga kesehatannya. Namun bukan hal yang mustahil jika seandainya organ yang satu ini juga sering kali mengalami masalah, tak hanya pada orang dewasa saja, melainkan juga renta menyerang oleh anak-anak yang masih memiliki gigi susu maupun sudah mulai beralih menuju pada gigi tetapnya. Berbeda dengan orang dewasa penanganan gigi untuk anak-anak ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan, hendaknya dipercayakan kepada spesialis kedokteran gigi anak.

Faktanya memang organ tubuh anak-anak berbeda dengan orang dewasa, termasuk diantaranya adalah bagian gigi yang lebih kecil dan juga sensitif, sehingga sangat mudah untuk bermasalah. Untuk itu maka pengobatannya sendiri juga harus dilakukan pada dokter yang tepat. Apalagi meskipun hanya dikatakan sebagai penyakit gigi, namun kondisi ini terkadang sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi untuk anak-anak yang pastinya juga tidak dapat menahannya.

Spesialis kedokteran gigi anak ini sendiri di Indonesia sangatlah banyak, hampir semua rumah sakit besar ada, namun ingat ini bagian khusus untuk penanganan kesehatan anak-anak, bukan untuk orang dewasa, sehingga nantinya pengobatan yang dilakukan juga bisa berlangsung secara lebih optimal. Berikut ini diantaranya beberapa masalah terkait dengan gigi yang umum sekali terjadi, yaitu:

1. Gigi berlubang, ada banyak faktor yang dapat memicu gigi berlubang, salah satu diantaranya adalah karena kondisi mulut yang terlalu asam, hal ini disebabkan berbagai macam faktor, seperti diantaranya adalah konsumsi makanan yang manis, kebiasaan tidak menyikat gigi dengan benar hingga mengundang bakteri menghasilkan asam di dalam mulut, membuat gigi mengalami pengeroposan. Bagian yang berlubang tersebut nantinya akan terasa sakit dan lubangnya lama-kelamaan juga akan membesar hingga mengikis semua gigi jika tidak segera dilakukan langkah penanganan.
2. Penyakit gusi, dikenal juga dengan nama periodontis, infeksi yang satu ini menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak hingga tulang penyangga gigi dan juga rasa sakit yang tidak tertahankan. Selain memicu kerontokan gigi, maka periodontis ini sendiri juga sangat berbahaya karena bakteri tersebut nantinya bisa ikut masuk kedalam aliran darah hingga menyerang organ tubuh vital lainnya, bahkan juga otak.
3. Gingivitis, yaitu peradangan gusi atau inflamasi, gejalanya sendiri seperti gusi bengkak, perubahan warna yang terjadi pada gusi, gusi yang mudah berdarah hingga bau mulut. Penyebabnya sendiri adalah kurang dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.
4. Plak gigi, munculnya plak pada gigi adalah kondisi yang umum terjadi, karena sisa-sisa makanan tidak dibersihkan dengan benar. Lama kelamaan nantinya akan mengeras dan berwarna kuning, tampak seperti batu karang yang menempel pada gigi, ini bisa dibersihkan dengan scaling.
5. Erosi gigi, erosi ternyata tak hanya bisa terjadi pada daerah di sepanjang pantai saja, melainkan juga pada gigi Anda disebabkan oleh terkikisnya enamel gigi yang disebabkan oleh kondisi mulut terlalu asam. Sehingga membuat gigi jadi lebih sensitif dan mudah sakit.

Semua kondisi tersebut pengobatannya dapat dipercayakan kepada dokter gigi. Hanya saja untuk penanganan masalah gigi pada buah hati maka percayakan kepada yang tepat yaitu spesialis kedokteran gigi anak, pilihlah yang sudah berpengalaman menangani kondisi semacam ini di rumah sakit yang telah terpercaya.

No comments:

Post a Comment