Persib Bandung

Persib Bandung kembali menelan kekalahan di Liga 1 2019. Kali ini, anak asuh Robert Rene Alberts takluk dari tangan Barito Putera dengan skor 1-0.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Pangeran Biru. Pada dua pertandingan sebelumnya, Persib Bandung takluk dari Bali United dan Arema FC. Kekalahan yang membenamkan Maung Bandung di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2019.

Catatan minor Persib di Liga 1 2019 kali ini bukan yang pertama mereka rasakan. Dilansir dari Bola Nusantara, pada Liga 1 2017, mereka juga sempat merasakan tiga kekalahan beruntun di tiga laga terakhir Liga 1 2017. Setelah takluk 1-0 dari Persija Jakarta, Persib juga takluk dari Borneo FC dengan skor 2-1 dan ditutup dengan kekalahan 2-0 dari tim tamu, Perseru Serui.

Khusus pada musim ini, mereka juga sempat tak merasakan kemenangan selama enam pertandingan. Sempat berjaya dengan mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-0, Persib tak merasakan kemenangan enam kali beruntun. Dari enam pertandingan tersebut, dua pertandingan berakhir dengan kekalahan dan dua laga sisa berakhir imbang.

Persib Bandung sempat bangkit dengan meraih dua kemenangan beruntun melawan Kalteng Putra dan PSIS Semarang. Sebelum akhirnya Bali United, Arema FC, dan Barito Putera menambah luka mereka.

Lalu, apa yang salah dengan Persib Bandung?

Transisi Pelatih yang Tidak Ideal

Untuk mengarungi Liga 1 2019, Persib mengontrak Miljan Radovic sebagai pelatih baru pada Desember 2018. Sayangnya, Radovic hanya bertahan selama empat bulan. Pada awal Mei 2019, Radovic mundur dari jabatannya.

Radovic mundur setelah Persib Bandung takluk dari Borneo FC di leg pertama Piala Indonesia 2018. Alasan mundurnya Radovic lantaran ia harus menyelesaikan lisensi kepelatihan di Eropa yang memakan waktu 15 hari.

Tak lama setelah melepas Radovic, manajemen Persib Bandung menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih baru, yakni pada 3 Mei 2019. Robert Alberts dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan selama setahun.

Transisi pelatih dari Radovic menuju Robert Alberts sangatlah tidak ideal. Hal ini dikarenakan Persib Bandung menjalani laga pertama Liga 1 2019 pada 18 Mei 2019 atau 15 belas hari setelah ditunjuk sebagai pelatih baru.

Persib Bandung memang sukses mengalahkan Persipura dengan skor 3-0, tapi semuanya ibarat kembang api yang kenikmatannya sesaat. Persib tak pernah menang dalam enam pertandingan setelahnya. Pelatih membutuhkan waktu lebih untuk membangun, menyiapkan tim, dan memastikan skema terbaik yang akan dipakai untuk mengarungi Liga 1 2019. Pendeknya masa persiapan Rene Alberts adalah alasan pertama yang membuat Persib Bandung gagal total di 12 laga awal Liga 1 2019.

Komposisi Pemain yang Tak Tepat

Coach Ganesa Putra sempat menyebutkan bahwa seharusnya, klub mengontrak pelatih lebih dahulu, baru sang pelatih yang mencari pemain. Mencari pemain tak bisa asal, karena harus sesuai dengan kebutuhan dan kesesuaian tim.

Dari argumen sederhana ini, seharusnya bisa ditarik kesimpulan bahwa para pemain Persib Bandung saat ini bukanlah pemain yang diinginkan oleh Robert Alberts. Coach Roberts hanya bisa memainkan para pemain warisan Radovic.

Radovic memboyong sepuluh pemain anyar ke Persib Bandung. Tambahan sepuluh pemain ini jelas tidak ideal bagi sebuah klub. Pelatih harus memulai dari nol ketika menyusun tim.

Setiap pelatih memiliki filosofi bermain. Demi menunjang filosofi bermainnya, pelatih seharusnya diberikan kebebasan untuk mencari pemain. Kebebasan inilah yang tak didapat oleh Coach Roberts lantaran ia memainkan warisan Radovic. Robert Alberts bisa melakukan pembelian pemain dengan bebas saat bursa transfer dibuka pada pertengahan musim nanti.

Selain itu, para pemain Persib saat ini juga tengah mengalami penurunan performa. Pada musim lalu, nama-nama seperti Ghozali Siregar, Bojan Malisic, dan Ezechiel N’Douassel menjadi andalan. Praktis, pemain Persib Bandung yang sejauh ini tampil konsisten adalah Febri Haryadi. Menurunnya performa pemain lama Persib Bandung ini jelas merugikan bagi tim.

Tiga Kekalahan Beruntun, Apa yang Salah dengan Persib Bandung?

Persib Bandung

Persib Bandung kembali menelan kekalahan di Liga 1 2019. Kali ini, anak asuh Robert Rene Alberts takluk dari tangan Barito Putera dengan skor 1-0.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Pangeran Biru. Pada dua pertandingan sebelumnya, Persib Bandung takluk dari Bali United dan Arema FC. Kekalahan yang membenamkan Maung Bandung di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2019.

Catatan minor Persib di Liga 1 2019 kali ini bukan yang pertama mereka rasakan. Dilansir dari Bola Nusantara, pada Liga 1 2017, mereka juga sempat merasakan tiga kekalahan beruntun di tiga laga terakhir Liga 1 2017. Setelah takluk 1-0 dari Persija Jakarta, Persib juga takluk dari Borneo FC dengan skor 2-1 dan ditutup dengan kekalahan 2-0 dari tim tamu, Perseru Serui.

Khusus pada musim ini, mereka juga sempat tak merasakan kemenangan selama enam pertandingan. Sempat berjaya dengan mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-0, Persib tak merasakan kemenangan enam kali beruntun. Dari enam pertandingan tersebut, dua pertandingan berakhir dengan kekalahan dan dua laga sisa berakhir imbang.

Persib Bandung sempat bangkit dengan meraih dua kemenangan beruntun melawan Kalteng Putra dan PSIS Semarang. Sebelum akhirnya Bali United, Arema FC, dan Barito Putera menambah luka mereka.

Lalu, apa yang salah dengan Persib Bandung?

Transisi Pelatih yang Tidak Ideal

Untuk mengarungi Liga 1 2019, Persib mengontrak Miljan Radovic sebagai pelatih baru pada Desember 2018. Sayangnya, Radovic hanya bertahan selama empat bulan. Pada awal Mei 2019, Radovic mundur dari jabatannya.

Radovic mundur setelah Persib Bandung takluk dari Borneo FC di leg pertama Piala Indonesia 2018. Alasan mundurnya Radovic lantaran ia harus menyelesaikan lisensi kepelatihan di Eropa yang memakan waktu 15 hari.

Tak lama setelah melepas Radovic, manajemen Persib Bandung menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih baru, yakni pada 3 Mei 2019. Robert Alberts dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan selama setahun.

Transisi pelatih dari Radovic menuju Robert Alberts sangatlah tidak ideal. Hal ini dikarenakan Persib Bandung menjalani laga pertama Liga 1 2019 pada 18 Mei 2019 atau 15 belas hari setelah ditunjuk sebagai pelatih baru.

Persib Bandung memang sukses mengalahkan Persipura dengan skor 3-0, tapi semuanya ibarat kembang api yang kenikmatannya sesaat. Persib tak pernah menang dalam enam pertandingan setelahnya. Pelatih membutuhkan waktu lebih untuk membangun, menyiapkan tim, dan memastikan skema terbaik yang akan dipakai untuk mengarungi Liga 1 2019. Pendeknya masa persiapan Rene Alberts adalah alasan pertama yang membuat Persib Bandung gagal total di 12 laga awal Liga 1 2019.

Komposisi Pemain yang Tak Tepat

Coach Ganesa Putra sempat menyebutkan bahwa seharusnya, klub mengontrak pelatih lebih dahulu, baru sang pelatih yang mencari pemain. Mencari pemain tak bisa asal, karena harus sesuai dengan kebutuhan dan kesesuaian tim.

Dari argumen sederhana ini, seharusnya bisa ditarik kesimpulan bahwa para pemain Persib Bandung saat ini bukanlah pemain yang diinginkan oleh Robert Alberts. Coach Roberts hanya bisa memainkan para pemain warisan Radovic.

Radovic memboyong sepuluh pemain anyar ke Persib Bandung. Tambahan sepuluh pemain ini jelas tidak ideal bagi sebuah klub. Pelatih harus memulai dari nol ketika menyusun tim.

Setiap pelatih memiliki filosofi bermain. Demi menunjang filosofi bermainnya, pelatih seharusnya diberikan kebebasan untuk mencari pemain. Kebebasan inilah yang tak didapat oleh Coach Roberts lantaran ia memainkan warisan Radovic. Robert Alberts bisa melakukan pembelian pemain dengan bebas saat bursa transfer dibuka pada pertengahan musim nanti.

Selain itu, para pemain Persib saat ini juga tengah mengalami penurunan performa. Pada musim lalu, nama-nama seperti Ghozali Siregar, Bojan Malisic, dan Ezechiel N’Douassel menjadi andalan. Praktis, pemain Persib Bandung yang sejauh ini tampil konsisten adalah Febri Haryadi. Menurunnya performa pemain lama Persib Bandung ini jelas merugikan bagi tim.

No comments:

Post a Comment